Ikan Mas Terbesar Danau Toba Ditangkap, Betulkah Terkait Erupsi Sinabung?

Ikan Mas Terbesar Danau Toba Ditangkap, Betulkah Terkait Erupsi Sinabung?

Ikan Mas Terbesar Danau – Saking besarnya ikan itu, malah nampak harus dipeluk oleh sebagian orang dikala mengabadikan foto.

Viral di media sosial sebuah video yang menunjukkan penangkapan ikan mas berukuran raksasa oleh seorang warga di Danau Toba, Tao Silalahi, Sumatera Utara.

Penangkapan ikan mas raksasa di Danau Toba hal yang demikian kali pertama diunggah akun jejaring sosial facebook Juliarson Saragih pada Jumat, 7 Agustus 2020 kemarin.

Dikala itu, Juliarson nampak sedang memancing bersama sahabat-sahabatnya. Saking besarnya ikan itu, malah nampak harus dipeluk oleh sebagian orang dikala mengabadikan foto.

“ Sukses mendarat dengan sempurna ikan mas 15 kilogram,” tulis Juliarson Saragih dalam upload-an Facebook-nya.

Ikan Mas Terbesar Danau – Dalam video upload-an Juliarson, dia bersama sebagian sahabatnya nampak sedang memancing di Danau Toba.

Mereka tetiba kaget sebab umpan pancing milik seorang sahabatnya menerapkan pakaian abu-abu dimakan oleh ikan.

Video detik-detik penangkapan ikan itu tidak berjalan mudah. Terlihat si pemancing malah harus dibantu sahabatnya supaya ikan mas raksasa dari Danau Toba itu bisa dibawa ke daratan.

Untuk mengangkatnya, nampak ikan mas itu harus dibawa dua orang pria dewasa.

Tuai Keresahan
Ikan Mas Terbesar Danau – Usai viralnya video itu di media sosial, banyak warganet yang memberi anjuran supaya ikan raksaksa itu dikembalikan ke habitatnya.

Banyak warganet yang menghubungkan peristiwa hal yang demikian dengan tragedi tenggelamnya KM Cahaya Bangun yang menewaskan ratusan orang.

Sebelum peristiwa menakutkan hal yang demikian terjadi, pada Juni 2018, seorang warga sukses memperoleh ikan mas raksasa seberat 13,8 kg.

“ Apabila bisa dilepas aja to, jangan dimasak, kasihan. Cobalah ikan sebesar itu, jangan terjadi kesekian kalinya yang pernah dialami dahulu,” sebut Elprida Lestari Nainggolan Parhusip.

“ Apabila aku bagusnya dilepas aja udah segitu besarnya lagian sebentar lagi bertelur itu. Jadi, bisa dilestarikan biar makin banyak bibit ikan masnya tambah,” lanjut Hutahaean Tommy.

“ Jadi ingat kejadian-kejadian di Danau Toba yang katanya bermula dari dapatnya ikan mas yang gede berujung bencana. Sebaiknya dilepas aja bang. Kasihan juga ikannya,” timpal Mutya Annisa Hafsah.

Ikan Mas Terbesar Danau – Hingga sekarang, video itu telah dilihat ribuan orang dan telah beredar luas di berbagai jejaring media sosial.

Banyak juga yang menghubungkan penangkapan ikan mas jumbo itu dengan erupsi Gunung Sinabung. Diketahuik, Gunung Sinabung di Sumatera Utara kembali erupsi pada Kamis 13 Agustus 2020, pukul 06.07 WIB tadi.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Musibah Geologi, Badan Geologi, Kementerian ESDM memberitakan, tinggi kolom abunya mencapai 1.000 meter di atas puncak Gunung Sinabung.

” Terjadi erupsi G Sinabung, Sumatera Utara pada 13 Agustus 2020 pukul 06.07 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 m di atas puncak (± 3.460 m di atas permukaan laut),” info Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung, PVMBG, Badan Geologi, KESDM

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimal 15 mm dan durasi 11 menit 59 detik.

Kolom abu erupsi Gunung Sinabung teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur, tenggara dan selatan.

PVMBG menetapkan, status Gunung Sinabung masih berada pada Status Tingkatan III (Siaga).

PVMBG minta masyarakat dan wisatawan supaya tidak melaksanakan aktivitas di desa-desa yang telah direlokasi. Juga di lokasi dalam radius 3 km dari puncak Gunung Sinabung, serta radius 5 km untuk sektor selatan-timur dan 4 km di timur-utara.

Apabila terjadi hujan abu, masyarakat diimbau menerapkan masker bila keluar rumah untuk mengurangi akibat kesehatan dari abu vulkanik.

” Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat supaya tidak ambruk,” pinta PVMBG.

Mereka malah minta masyarakat yang berada dan bertempat tinggal di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung supaya tetap waspada terhadap bahaya lahar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *